Agar Tubuh Senantiasa Sehat

  • 2
    Shares

ISLAM sebagai agama yang sempurna dan lengkap telah menetapkan prinsip dalam menjaga keseimbangan tubuh, yaitu dengan menjaga kebersihan dan melaksanakan syariat wudhu serta mandi secara rutin.  Tidak ada sesuatu yang begitu berharga seperti kesehatan, karenanya hamba Allah hendaklah bersyukur atas kesehatan yang dimilikinya. Nabi saw bersabda, “Ada dua anugerah yang karenanya banyak manusia tertipu, yaitu kesehatan yang baik dan waktu luang.” (HR. Bukhari)

Abu Darda berkata : “Ya Rasulullah, jika saya sembuh da­ri sakit saya dan bersyukur karenanya, apakah itu lebih baik daripada saya sakit dan menanggungnya dengan sabar?” Nabi saw menjawab, “Sesungguhnya Rasul mencintai kesehatan sama seperti engkau juga menyenanginya.”  Menjaga diri agar tetap sehat dan tidak terkena penyakit lebih baik daripada mengobatinya, untuk itu sejak dini diupayakan agar kita memiliki pola hidup sehat.

Dari Ibn ‘Abbas, ia berkata : aku pernah datang menghadap Rasulullah SAW, saya bertanya: Ya Rasulullah ajarkan kepadaku sesuatu doa yang akan baca dalam doaku, Nabi menjawab: Mintalah kepada Allah ampunan dan kesehatan, kemudian aku menghadap lagi pada kesempatan yang lain saya bertanya: Ya Rasulullah ajarkan kepadaku sesuatu doa yang akan baca dalam doaku. Nabi menjawab: “Wahai Abbas, wahai paman Rasulullah saw mintalah kesehatan kepada Allah, di dunia dan akhirat.” (HR Ahmad, al-Tumudzi, dan al-Bazzar)

Ada berbagai upaya yang dilakukan agar kita menjadi pribadi yang tetap sehat. Pertama, mengatur pola makan dan minum. Dalam ilmu kesehatan atau gizi disebutkan makanan adalah unsur terpenting untuk menjaga kesehatan. Kalangan ahli kedokteran Islam menyebutkan, makan yang halalan dan thayyiban. Al-Qur’an berpesan agar manusia memperhatikan yang dimakannya, seperti ditegaskan dalam ayat: “maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya” (QS. ‘Abasa: 24 )

Kedua, keseimbangan beraktivitas dan istirahat. Perhatian Islam terhadap masalah kesehatan dimulai sejak bayi, di mana Islam menekankan bagi ibu agar menyusui anaknya. Banyak ayat Al-Quran menganjurkan hal tersebut dan melarang melakukan sesuatu yang dapat merusak badan. Para pakar kesehatan melarang kita merokok karena akan membinasakan diri, mubadzir dalam penggunaan uang dan mengganggu orang lain serta lingkungan. “Nabi pernah berkata kepadaku: Hai hamba Allah, bukankah aku memberitakan bahwa kamu puasa di siang hari dan qiyamul lail di malam hari, maka aku katakana benar ya Rasulullah, Nabi menjawab: Jangan lalukan itu, berpuasa dan berbukalah, bangun malam dan tidurlah, sebab pada badanmu ada hak dan pada lambungmu juga ada hak”. (HR Bukhari dan Muslim)